Rahasia Menulis Feature Yang Menarik Oleh Tagar Institute

Tagar Institute mengupas bagaimana menulis feature menarik pada webinar jurnalisme bertemakan “ Bagaimana Menulis Feature Yang Baik, Menarik, dan Asyik” yang digelar pada 16 November 2020 melalui Zoom.

Lestantya R. Baskoro selaku founder Tagar Institute menjelaskan rahasia membuat feature yang baik dan menarik. Pria yang akrab disapa Cak Bas menjelaskan bahwa menulis feature sama seperti membuat laporan atas fakta yang ditulis dengan gaya bertutur.



“Feature itu sifatnya tahan lama (timeless), dan kadang tidak terkait oleh waktu (when),” jelas Cak Bas.

Meskipun timeless, feature juga harus bersifat aktualitas sehingga kapan pun dibaca tulisan tetap awet (tidak basi) setelah diterbitkan.

Berbeda dengan gaya tulisan jurnalistik yang lainnya, feature menyajikan judul dan teras berita (lead) yang unik dan menarik. Judul pada feature harus terlihat menggoda dan membuat pembaca penasaran. Contohnya seperti “Carilah Koruptor Sampai ke Negeri China”. Kasus koruptor yang melarikan ke negara China dapat dijadikan judul yang menarik sama peribahasa “Kejarlah cita-cita mu sampai ke negeri China”.

Lead pada feature tidak selalu terkait dengan 5w+1h, penulis boleh memasukan emosi dan pikirannya secara subjktif. Selain itu feature juga harus memerhatikan sudut pandang (angle). Sudut pandang tersebut yang menentukan fokus pada suatu titik saja. Fokus tersebut diibaratkan seperti kamera, yaitu saat meliput sesuatu, mata kita harus jeli dan tanggap melihat keadaan sekitar.

Selain itu feature dapat dikatakan menarik jika takaran isi di dalamnya pas. Jika tidak ada kutipan narasumber, feature terasa garing untuk dibaca. Begitupula jika terlalu banyak narasumber, tulisan akan terlihat membosankan.

“Feature yang baik itu memuat 3 – 6 narasumber. Paling minimal 3 orang, agar tulisan menjadi hidup dan fakta yang disajikan lebih kuat ,” tegas Cak Bas.

Bagian penutup feature sama pentingnya dengan lead. penutup harus disajikan sama menariknya dengan lead.

Ending feature perlu kuat dan menarik agar meninggalkan kesan sendiri bagi pembaca,” tutup Cak Bas.

Masih banyak lagi hal yang dapat dikupas jika kamu mengikuti program-program Tagar Institute yang menyajikan seputar jurnalisme. Tagar Institute rutin menggelar program-program jurnalisme sebagai wujud konstribusi perusahaan untuk perkembangan jurnalisme di Indonesia. Tertarik mengikutinya?

 

 

 

 

 

           

 

 

0 Response to "Rahasia Menulis Feature Yang Menarik Oleh Tagar Institute"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel